19 April 2016

Traveller atau Backpacker!!!

foto diambil dari www.backpackerhuman.blogspot.com 
Termasuk yang manakah anda? Traveller, backpacker, atau flashpacker? Tentu istilah ini sudah tidak asing lagi bagi mereka yang hobi jalan-jalan atau bahasa kerennya adalah traveling. 

Hal ini menarik untuk dibahas, kenapa? Terkadang tanpa kita sadari, kita telah melabeli diri kita dengan istilah tersebut. Tidak masalah memang, namun yang jadi masalah adalah perbedaan yang timbul akibat pelabelan diri tersebut dan tidak sedikit memicu konflik akibat perbedaan itu.

Mungkin yang kita tahu, backpacker itu identik dengan pejalan mandiri dengan budget terbatas, bahkan sempat di plesetkan menjadi backpacker kere sebagai identitas mereka yang melakukan perjalanan dengan menekan budget. Lalu traveller yang identik dengan koper sebagai bawaannya, istilah ini dilekatkan kepada mereka yang melakukan perjalanan dengan budget yang besar dan terkesan mewah.

Pertanyaannya sekarang apakah iya antara backpacker dan traveller itu berbeda? Terkadang sering sekali saya mendengar sentilan – sentilan yang terdapat 2 istilah tersebut dalam obrolannya.
ahh dia mah anak traveller bukan backpacker”, ada lagi “ini baru namanya anak-anak backpacker yang mudah bergaul dan gampang bersosialisasi, enak ya jalan sama anak-anak backpacker” dan masih banyak lagi obrolan-obrolan yang menyudutkan salah satu pihak karena cara mereka berbeda.
Sebenarnya apa sih itu backpacker ? apa sih itu traveller? Kenapa stereotype-stereotype diatas lekat sekali di pikiran kita. Mari kita bahas hal ini dari definisinya masing-masing, disini saya menggunakan cambridge dictionaries online sebagai penerjemah. Menurut pengertiannya,

“Traveller is someone who ​travels:This ​hotel is for ​serious travellers, ​rather than ​tourists on two-week ​holidays.
Backpacker is a ​person who ​travels with a ​backpack.”

Jadi bisa dijelaskan disini, traveller adalah seseorang yang melakukan perjalanan sedangkan backpacker adalah seseorang yang melakukan perjalanan dengan menggunakan backpack. Pada intinya traveller dan backpacker itu sama yaitu mereka yang sedang melakukan perjalanan. dan dalam pengertian traveller diatas tidak ada indikasi bahwa traveller itu harus selalu identik dengan koper atau sesuatu yang mewah. Akan tetapi sebaliknya, backpacker dalam pengertian diatas adalah seseorang yang identik dengan backpack (perlu digarisbawahi). Diambil dari kata backpack atau tas punggung, sedangkan orangnya disebut dengan backpacker.

Dari definisi tersebut, jelas ini hanya masalah istilah dan caranya saja kok. Dan semuanya itu pilihan, perihal mereka ingin menggunakan pesawat atau kereta, mereka ingin tidur di hotel atau di tenda, mereka ingin menggunakan mobil atau motor, menggunakan travel agen atau tidak, suka belanja atau tidak dan yang lainnya. Semua itu sah-sah saja dilakukan, tentunya dengan banyak pertimbangan mulai dari budget serta aspek keamanan dan kenyamanan itu sendiri. Tidak dengan menjudge, “ahh dia tidur di hotel, bukan backpacker”, “dia naik pesawat bisnis bukan ekonomi, bukan backpacker”, tidak bisa seperti itu. Ada kalanya kita harus tidur di hotel bukan, untuk memperoleh kenyamanan yang hanya kita sendiri yang tau, lalu kalo memang tiket bisnis lebih murah daripada ekonomi masak iya kita tetep milih ekonomi? Kalo saya sih milih yang pasti-pasti aja. J


So, balik lagi ke pilihan kita masing-masing. Traveller dan backpacker itu sama saja, sama-sama melakukan sebuah perjalanan. Hanya saja caranya yang berbeda. Tinggal kalian sesuaikan saja dengan kebutuhan kalian masing-masing, Traveller atau Backpacker J

Salam Olahraga

No comments:

Post a Comment

Feel free to ask, comment, or critic :)